www.cozy-cupcakes.com

September 13, 2015

SINGER Sewing Machine Birthday Cake For Mama/Yang Ti


Cake yang sangat menantang.
Sangat serius saya mengerjakannya...


Saya sangat suka detilnya.
Alat yang digunakan banyak,
Air brush dan segala macam mould...
Juga untuk membuat lace nya...
Tekniknya juga lumayan...
Di dalam cake nya ada struktur yang diukur di sesuaikan dengan ketinggian kepala mesin jahitnya,
sedemikan rupa agar dalam pengirimannya juga jangan letoy,
jadi perlu kokoh


 



Jadi pakai mould kancing...
jarum pentul pakai spaggheti mentah.



Kotak Singernya di airbrushing,
dikuas dulu warna hitam segaris-searis di beberapa bagian,
lalu airbrushing coklat tua dan warna tembaga,
nanti lama-lama ngbelur sendiri seperti efek kayu.
Alas box yang hitam, itu di rolling dengan pola seperti anyaman rotan.
Sedangkan gunting dan meteran dari fondan.

Lace nya pakai tricot, yang didiamkan semalaman,
sisa yang tidak terpakai untuk pinggiran kain hijau, di masukkan laci,
juga di laci ada pita pengukur,
di situ ide nya untuk beri ucapan selamat,
saking tulisannya panjang kalau di cetak hurufnya, nanti menuh2in cake.
Saya pikir ide lumayan bagus juga,
muncul saat kepepet....


cute kan ?

Nah yang perlu diperhatikan berikutnya membuat tempat jarum,
tetap jarumnya terbuat dari spaggheti mentah...
kainnya dari edible image, yang ditempel ujungnya lace dari tricot.



Gambar di atas paling saya suka,
karena detilnya itu.
Senang dan gak nyangka bisa berbuat lebih sampai memikirkan sedetil itu.
Tidak kepikiran juga merancang cake seolah sedang dalam proses menjahit.
Kan bisa aja kainnya ditaruh tanpa sedang dalam kondisi terjahit...
kebetulan mikir...
Saya aja gak percaya kok.
Tumben saya lancar mikirnya...

sekarang tempat  masukkin benangnya...



Buat dasar persegi panjang, lalu di embossed seperti di contoh di atas,
terus...
Dikuas dengan dust bubuk wana perak.
itu caranya saya dapat kesan silver atau besi.

Kalau alat pemutarnya, berwarna emas,
itu disapu dust warna emas



Rumit ya?
Memang...
Tapi puas sangat,
apalagi saat buat cake ini semua manajemen waktu saya berjalan baik.
Seminggu sebelumnya pesan edible image dengan menerrangkan warnanya.
Sudah diberi contoh oleh customer saya,
sudah mencocokkan warna ke edible image.
Saya jadi perantara, pembuat edibel dan customer.
Karena customernya bangga waktu menceritakan dan mengirimkan gambar bundany yang berulangtahun menggunakan seragam keluarga warna hijau terang.
Masalahnya adalah apa yang tampak di layar, saat di print kadang nuansa warnanya berbeda sedikit.
bagian ini saja yang agak melenceng dari apa yang diimpikan saya...

tapiii.....saya juga gak nyangka,
bisa mikir kainnya ujungnya di kasih lace...
ternyata kesan lace itu yang buat semakin syahdu banget cake kali ini...
Nah lace ini terbuat dari tricot,
dibuat dan harusnya di oven, tetapi saya coba gagal terus,
sehingga saya diakan semalaman, diangin-angin saja suhu ruangan,
malah jadi....

Lalu persiapan lainnya adalah saya mulai pikirkan atribut printilan lain tetapi penting,
gunting, bantalan jarum pentul, kancing dan rol benang,
serta hiasan untuk mesin Singer nya.
Dan saya juga siapkan icing sugar untuk memperindah hiasan mesin jahitnya.
Beberapa bagian di bagian mesin jahitnya, saya lukis,
saking merasa ada yang kurang tetapigak tahu harus gimana,
kepepet lagi.... di lukis.
Tanpa direncanakan, melalui cake ini pula saya belajar melukis di atas cake walau cuma seuprit yang dilukis,
tapi memang butuh latihan banyak dan mengenal kuas aggaknya.... karena kesan yang didapat untuk sophisticated itu sulit...

But anyway...

Done...




Dipesan oleh ibu /Esti Birowo untuk ulang tahun mamanya yang ke 80,
Sugeng tanggap warso bu...
Rasanya saya bahagia lihat wajah ibu yang gembira,
bertepuk tangan sedang semangat bernyanyi



2 comments:

Esti Birowo said...

Mbak Pipin, event ini sangat unforgetable dan tentu saja kue unik buatan mbak Pipin sangat luar biasa!!! Rasanya kalau saya minta orang lain yang buat kue seperti itu, gak bakalan bisa, karena mbak Pipin membuatnya dengan hati...
Matur nuwun yaaaa... #pelukeratbupipin

September 13, 2015 at 8:04 PM
pipin said...

Terima kasih kepercayaannya mbak Esti.
Terima kasih tantangannya... sangat memotivasi saya.
Senang bisa membuat ibu mbak Esti bahagia

February 12, 2016 at 2:08 PM

Post a Comment